PATI (Astara.news) – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meninjau sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pati dan Margorejo, Jumat (9/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kunjungannya ke SPPG Ngarus, Chandra mengapresiasi kondisi kebersihan yang dinilai sudah baik. Ia berharap standar kebersihan tersebut dapat menjadi contoh bagi SPPG lainnya, sekaligus mendorong penyempurnaan aspek teknis guna mengoptimalkan pelayanan pemenuhan gizi bagi anak-anak.
“Secara kebersihan sudah baik. Mungkin SPPG yang lain bisa mencontoh kebersihan dari SPPG Ngarus ini,” ujar Chandra.
Ia menjelaskan, kondisi gudang kering, gudang basah, area pemorsian, serta peralatan di SPPG Ngarus secara umum sudah baik. Pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) juga dinilai berjalan dengan baik, ditandai dengan keluaran air yang tidak berbau dan tidak mengandung sampah yang berpotensi mengganggu lingkungan.
Meski demikian, Chandra memberikan sejumlah masukan untuk menyempurnakan fasilitas dan proses operasional SPPG. Di antaranya, penambahan penutup atau sekat pada tempat penyimpanan peralatan memasak, pemasangan grease trap pada tempat pencucian, serta penambahan bakteri pengolah limbah pada instalasi IPAL.
“Untuk tempat peralatan memasak, nanti bisa disempurnakan dengan penutup atau sekat. Kemudian, tempat pencucian dapat dilengkapi grease trap, sedangkan IPAL bisa ditingkatkan melalui penambahan bakteri pengolah limbah,” kata Chandra.
Menurutnya, evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas operasional SPPG, termasuk memastikan kebersihan fasilitas dan pengelolaan lingkungan tetap terpelihara. Penyempurnaan teknis diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengolahan limbah sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan.
“IPAL-nya sudah baik. Tinggal ada penyempurnaan agar proses pengolahan air limbah semakin optimal dan hasilnya tetap aman bagi lingkungan,” ungkapnya.
Selain SPPG Ngarus, peninjauan juga dilakukan di SPPG Kodim 0718/Pati dan SPPG Penambuhan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pati.
Chandra menyampaikan, hasil evaluasi dari peninjauan pada pekan-pekan sebelumnya telah disampaikan kepada pengelola SPPG terkait. Pengelola diberikan waktu satu minggu untuk menindaklanjuti catatan perbaikan sebelum dilakukan pengecekan kembali pada pekan berikutnya.
“Kami berharap, setiap masukan bisa ditindaklanjuti bersama. Tujuannya agar kualitas pelayanan terus meningkat dan anak-anak sebagai penerima manfaat, mendapatkan makanan bergizi dengan baik,” tuturnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program MBG memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat. Komunikasi serta evaluasi secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas pelayanan dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan.
“Harapan kami, anak-anak mendapatkan gizi dan menu yang baik. Dengan begitu, mereka bisa belajar dengan semangat, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Chandra menambahkan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten Pati bersama unsur TNI-Polri dan pengelola SPPG dalam mendukung keberhasilan program MBG. Melalui kolaborasi dan pengawasan yang berkesinambungan, kualitas layanan pemenuhan gizi diharapkan semakin meningkat, kebersihan lingkungan tetap terjaga, dan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.(*)
