JAKARTA (Astara.news) — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama istrinya, Elizabeth Tjandra Thohir, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8) pagi.
Dalam momentum tersebut, Menpora Erick menyampaikan bahwa kemerdekaan dapat dimaknai melalui keberanian anak bangsa untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kancah internasional. Menurutnya, para atlet dan pemuda Indonesia yang berprestasi di tingkat dunia merupakan salah satu wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Ya kemerdekaan itu keberanian kita mengibarkan bendera merah putih di luar negeri atau di kancah internasional terutama para atlet yang hari ini bertanding untuk SEA Games, Asian Games dan Olimpiade,” kata Menpora Erick.
Ia menilai, para atlet yang berjuang membawa nama Indonesia di berbagai ajang internasional layak disebut sebagai pahlawan karena turut mengharumkan nama bangsa.
“Mereka adalah pahlawan sesungguhnya, dan tentu ketika anak muda kita menyatakan persatuan dan kesatuan untuk 100 tahun Sumpah Pemuda,” tambah Menpora Erick.
Menurut Menpora Erick, kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan. Semangat tersebut harus terus diwujudkan melalui keberanian generasi muda untuk membawa Indonesia semakin maju.
Ia menegaskan, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, anak muda perlu diberikan ruang yang memadai untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
Dengan dukungan dan kesempatan yang lebih luas, Menpora Erick berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang mampu berprestasi sekaligus mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
“Indonesia adalah bangsa yang besar. Kita harus berani bermimpi dan berjuang mengharumkan Merah Putih di panggung dunia. Semangat kemerdekaan inilah yang harus ditanamkan kepada generasi muda Indonesia,” ujar Menpora Erick.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung khidmat dan meriah. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara di halaman Istana Merdeka, Jakarta.
Prosesi upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Mengutip situs resmi Presiden RI, Celina Olivia Apriani Theo, perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ia tercatat sebagai pelajar SMK Negeri 5 Pontianak.
Sementara itu, tugas sebagai pengerek bendera dipercayakan kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, Paskibraka perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan yang merupakan pelajar SMAN 7 Banjarmasin.
Adapun M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu, yang merupakan pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.
Setelah upacara selesai, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilanjutkan dengan atraksi flypass pesawat tempur. Sejumlah pesawat membawa bendera Merah Putih melintas di langit Jakarta.
Bendera Merah Putih dan logo 81 yang dibawa dalam formasi tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan serta kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam memperingati 81 tahun perjalanan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan makmur.(*)
