REMBANG (Astara.news) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus melakukan percepatan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit di tengah masyarakat. Hingga pekan ke-28 tahun 2026, capaian program tersebut tercatat telah mencapai 42,49 persen dari total sasaran yang telah ditetapkan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Soesi Haryanti, menegaskan komitmen pihaknya dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat ini. Berbagai strategi terus dioptimalkan, mulai dari perluasan cakupan layanan hingga peningkatan intensitas sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Kami terus mengejar capaian, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program Cek Kesehatan Gratis. Pemeriksaan ini penting sebagai langkah skrining, untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” ujar Soesi saat ditemui di kantor bupati, Selasa (14/7/2026).
Lebih lanjut, Soesi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan edukasi mengenai urgensi pemeriksaan kesehatan, terutama melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi massa dalam skala besar, seperti pada kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Menurutnya, perubahan paradigma masyarakat mengenai pemeriksaan kesehatan menjadi kunci keberhasilan program ini. Masyarakat perlu memahami bahwa pemeriksaan kesehatan tidak perlu menunggu hingga kondisi fisik menurun atau jatuh sakit. Melalui CKG, deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit dapat dilakukan lebih awal agar intervensi medis yang diberikan menjadi lebih efektif.
“Selama ini masih ada anggapan, kalau tidak sakit mengapa harus periksa. Pemahaman seperti itu perlu diluruskan. Program CKG hadir sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat agar penyakit dapat dideteksi sedini mungkin,” tegasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, total sasaran program CKG pada tahun 2026 mencapai 675.501 jiwa. Hingga pekan ke-28, tercatat sebanyak 287.017 warga telah mengikuti pemeriksaan. Dengan demikian, masih terdapat 388.484 penduduk yang diharapkan segera memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang diberikan secara gratis tersebut, baik di Puskesmas maupun di lokasi penyelenggaraan CKG lainnya.
Sebagai informasi, hingga pekan ke-28, wilayah Kecamatan Pamotan mencatatkan capaian kehadiran tertinggi. Dari target sebanyak 52.290 orang, realisasi pemeriksaan di wilayah tersebut telah mencapai 29.764 warga. Pemkab Rembang terus mendorong sinergi antarpihak guna memastikan cakupan layanan ini dapat menjangkau seluruh warga sesuai target yang direncanakan.(*)
