Menu
Edit Template

Pemkab Pekalongan Prioritaskan Program UHC sebagai Layanan Kesehatan Masyarakat

PEKALONGAN (Astara.news) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen memprioritaskan program Universal Health Coverage (UHC) sebagai layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, meskipun menghadapi tekanan keuangan daerah akibat penurunan transfer ke daerah (TKD).

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 74 miliar untuk menjamin keberlangsungan layanan kesehatan masyarakat pada 2026.

“Meski di tengah kondisi keuangan daerah yang terkoreksi karena penurunan TKD, kami tetap berkomitmen menjalankan program UHC. Ini menjadi prioritas Ibu Bupati dan komitmen pemerintah daerah,” ujar Yulian di Pekalongan, Minggu (5/1/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan BPJS Kesehatan yang terus berkembang menuntut pemerintah daerah melakukan penyesuaian, terutama pada aspek pembiayaan. Namun demikian, Pemkab Pekalongan memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengorbankan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.

Menurut Yulian, pemerintah daerah saat ini dihadapkan pada pilihan teknis antara penerapan skema UHC prioritas atau UHC cut-off. Jika menggunakan skema UHC prioritas dengan tingkat aktivasi peserta mencapai 80 persen, kebutuhan anggaran diperkirakan meningkat hingga sekitar Rp 109 miliar.

“Artinya, dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 35 miliar. Ini tentu menjadi tantangan, mengingat APBD juga harus membiayai sektor lain seperti infrastruktur, pendidikan, dan program prioritas lainnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kondisi serupa juga dialami oleh sejumlah daerah lain. Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan serta pemerintah daerah sekitar, seperti Kabupaten Batang dan Pemalang, guna mencari solusi terbaik.

Meski terdapat opsi penyesuaian kepesertaan melalui mekanisme cut-off, Yulian menegaskan tidak akan ada warga yang kehilangan akses layanan kesehatan secara tiba-tiba.

“Tidak ada cerita warga mendadak tidak terlayani. Tetap ada mekanisme skrining, dan pelayanan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves