KARANGANYAR (Astara.news)– Pelajar di Kabupaten Karanganyar diminta menjauhi penyalahgunaan narkoba serta memperkuat daya juang agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif yang dapat mengganggu pendidikan dan masa depan.Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana saat membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMA Negeri Kerjo, Kamis (10/9/2026).
Mewakili Bupati Karanganyar, Adhe mengingatkan para siswa bahwa tugas utama pelajar adalah belajar dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Berbagai hal yang berpotensi mengganggu kesehatan, konsentrasi, pendidikan, maupun masa depan harus dihindari, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Yang paling utama adalah sekolah. Jangan sampai terganggu oleh apa pun, apalagi narkoba,” tegas wabup di hadapan para siswa.
Menurutnya, pelajar saat ini merupakan calon generasi penerus yang akan menentukan perjalanan bangsa pada masa mendatang. Karena itu, mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berkarakter, produktif, serta mampu menghadapi perubahan zaman.
Adhe menekankan, daya juang menjadi salah satu modal penting dalam membentuk generasi muda. Perjalanan menuju masa depan tidak selalu mudah sehingga para pelajar harus berani menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, serta mampu menentukan pilihan yang baik bagi dirinya.
“Generasi muda harus punya daya juang. Jangan mudah menyerah dan jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang membawa pada hal-hal negatif,” pesannya.
Selain itu, Adhe mengajak para siswa agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial. Kemudahan dalam mengakses informasi, menurutnya, harus diarahkan untuk menambah wawasan, mengembangkan keterampilan, meningkatkan kreativitas, dan membuka peluang meraih prestasi.
Sebaliknya, teknologi dan media sosial tidak boleh menjadi pintu masuk bagi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.Kegiatan P4GN tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satnarkoba Polres Karanganyar sebagai upaya preventif membentengi pelajar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, dialog, serta sesi tanya jawab bersama para siswa. Edukasi yang diberikan tidak hanya membahas bahaya narkotika, tetapi juga pentingnya menjaga pergaulan, membangun karakter positif, serta berani mengambil sikap untuk mengatakan tidak terhadap narkoba.Pemkab Karanganyar berharap para siswa tidak berhenti sebagai penerima informasi.
Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan turut menyebarkan pesan antinarkoba kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan masyarakat.(*)
