SEMARANG (Astara.news) – Setelah sukses menggelar Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Pirus dan Permata Piala Gubernur bersama Pirus Indonesia, Paguyuban Semar Bersatu yang menaungi pedagang batu akik, permata, pusaka, antik dan seni di Kota Semarang berencana kembali mengadakan event dengan skala yang lebih besar.
Ketua Paguyuban Semar Bersatu, Ahmad Muhaimin mengatakan pihaknya tengah menyiapkan agenda kontes tingkat Jawa Tengah yang terbuka juga bagi peserta dari luar daerah.
”Kami berencana menggelar event tingkat Jawa Tengah. Kalau ada peserta dari luar kota Jateng yang ingin ambil bagian ya dipersilakan. Kami akan buat acaranya semeriah mungkin,” kata Ketua Paguyuban Semar Bersatu, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan melestarikan pusaka budaya Indonesia, termasuk batu akik nusantara, batu permata, pirus dan berbagai benda antik.
Menurutnya, selain memiliki nilai budaya, kegiatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan edukasi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif para pelaku usaha di bidang batu dan pusaka.
”Dari segi edukasi, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai sejarah, filosofi, dan seni di balik benda-benda pusaka. Sedangkan dari segi ekonomi, kami mendorong transaksi dan memperluas jaringan pasar bagi para pedagang UMKM, pengrajin, dan kolektor batu,” katanya.
Muhaimin menambahkan, Indonesia memiliki kekayaan batu mulia dengan kualitas yang dinilai sangat baik dan diminati masyarakat. Beberapa di antaranya seperti Batu Garut, Batu Bacan, Batu Fokay, Batu Cempaka, Batu Anggur, Batu Kinyang, Batu Chalcedony, Batu Amethys atau Kecubung, Batu Sisik Naga, Batu Kalimaya hingga Batu Nabire.
”Batu Nusantara itu diminati masyarakat, karena warnanya, kualitas batunya, dan keunikannya. Masih banyak jenis batu yang sampai sekarang masih diminati masyarakat seperti Batu Nogosuwi, Ati Ayam, Tapak Jalak, Garut, Kalimaya, Pandan dan Bacan. Intinya, batu nusantara itu sangat bagus,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan kontes dan pameran tersebut, perdagangan batu di Jawa Tengah khususnya Kota Semarang dapat kembali bergairah. Selain menjadi ajang transaksi dan promosi, kegiatan itu juga diharapkan menjadi wadah mempererat hubungan antarkomunitas pecinta batu akik dari berbagai daerah di Indonesia.
”Kontes batu Piala Gubernur telah sukses digelar. Kami berterimaka kasih kepada Dirlantas Polda Jateng, Brigjen Pol M Pratama Adhyasastra SIK SH MH yang telah membantu dana, hadiah sepeda motor dan dukungan moril sehingga terlaksana dengan lancar dan sukses. Kami juga berterima kasih kepada stakeholders yang telah ikut mensponshori Piala Gubernur,” ungkapnya.(*)
