Menu
Edit Template

Jawa Tengah Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan demi Jaga Ketahanan Pangan Nasional

​SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan langkah pengendalian alih fungsi lahan sawah di wilayahnya. Upaya strategis ini dilakukan sebagai wujud komitmen nyata dalam menjaga status Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.


​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 26 kabupaten/kota telah berhasil mencapai target perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 87 persen.


​“Sisanya, sembilan kabupaten/ kota masih berproses. Insyaallah dalam bulan ini kita sanggup (menyelesaikannya),” ungkap Luthfi saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah serta Pengelolaan Sampah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (13/7/2026).


​Menurut Luthfi, pemenuhan target tersebut merupakan instrumen krusial dalam mempertahankan produktivitas pertanian daerah. Ia tidak menampik adanya kendala dalam pemenuhan lahan, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi mendorong daerah yang masih dalam proses pemenuhan target agar melakukan koordinasi dan konsultasi dengan wilayah yang telah berhasil memenuhi standar tersebut.


​Selain isu lahan, rapat koordinasi tersebut juga membahas langkah percepatan pengelolaan sampah di Jawa Tengah. Luthfi menegaskan bahwa pendekatan pengelolaan sampah harus dilakukan secara adaptif sesuai dengan karakteristik dan kapasitas masing-masing daerah.


​Untuk wilayah dengan timbulan sampah melebihi 1.000 ton per hari, Pemprov Jawa Tengah mengarahkan penggunaan skema rayonisasi untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.

Fokus wilayah yang disiapkan mencakup Semarang-Kendal, Pekalongan Raya, Magelang Raya, dan Tegal Raya. Sementara itu, bagi daerah dengan timbulan sampah lebih rendah, pemerintah mendorong implementasi teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang didukung oleh kolaborasi dengan industri semen sebagai offtaker.


​Pemerintah Provinsi juga memperkuat penanganan sampah dari hulu melalui program Desa Mandiri Sampah. Hingga kini, tercatat hampir 210 desa telah menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri yang mencakup tingkat RT, RW, hingga desa.


​Menanggapi tantangan yang dihadapi daerah, Koordinator Harian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Didik Mulyanto, menyatakan pihaknya akan melakukan koordinasi lebih intensif dengan pemerintah pusat terkait kesulitan yang dialami beberapa kota dalam mencapai target 87 persen tersebut.


​“Beberapa kota memang mengalami kesulitan memenuhi target 87 persen. Kami akan mencoba mendorong agar kebijakannya segera disiapkan,” kata Didik.


​Ia menambahkan, poin-poin krusial terkait LP2B, kepastian hukum lahan, serta usulan pemberian insentif bagi daerah dan petani, akan dibawa ke kementerian terkait untuk dibahas lebih lanjut.
​Di sisi lain, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, menekankan pentingnya fleksibilitas teknologi dalam pengelolaan sampah.

Ia mengingatkan pemerintah daerah agar pemilihan teknologi diselaraskan dengan karakteristik sampah, kemampuan fiskal, kesiapan infrastruktur, dan kepastian offtaker.


​“Jangan sampai fasilitas yang dibangun tidak sesuai dengan kondisi di lapangan dan akhirnya mangkrak,” pungkas Hanifah.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves