Menu
Edit Template

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Percepatan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jawa Tengah

SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah tegas dalam menjamin hak-hak pekerja di sektor non-formal. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan percepatan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.


​Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah yang menyidang di Gedung Berlian, Kota Semarang, Kamis (2/7/2026).


​Menurut Ahmad Luthfi, keberadaan regulasi ini sangat mendesak agar para pekerja informal di wilayah Jawa Tengah memiliki kepastian hukum yang jelas, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan kerja hingga pemenuhan jaminan sosial.


​“(Raperda) ini harus segara dibahas dan diselesaikan, sehingga kita punya payung hukum,” kata Luthfi di sela-sela rapat paripurna.


​Selain regulasi, Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan basis data terkait jumlah riil pekerja informal di Jawa Tengah. Validasi data ini dinilai menjadi kunci utama agar program-program strategis pemerintah, seperti bantuan hukum, kemudahan akses permodalan, dan program kesejahteraan lainnya dapat tersalurkan secara tepat sasaran.


​“Kalau ada datanya, lebih gampang nanti untuk intervensi bantuan,” jelasnya.


​Melalui pengesahan Raperda ini ke depan, Ahmad Luthfi berharap aturan baru tersebut mampu menjadi benteng pelindung yang komprehensif bagi iklim kerja sektor informal di seluruh wilayah Jawa Tengah.


​“Harapannya kita punya aturan yang jelas dari aspek penegakan hukum maupun perlindungan lainnya, terhadap pekerja informal,” tuturnya.


​Di sisi lain, urgensi pembentukan payung hukum ini juga diaminkan oleh pihak legislatif. Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Ja’far Shodiq, memaparkan bahwa sektor informal merupakan salah satu pilar krusial yang menopang stabilitas dan perputaran ekonomi di daerah. Kontribusi nyata dari sektor ini terlihat dari serapan lapangan kerja yang masif serta kemampuannya dalam menekan laju pengangguran.


​“Perkembangan ekonomi, transformasi digital, perubahan pola kerja, serta dinamika pasar tenaga kerja, menuntut adanya kebijakan yang lebih adaptif dan komprehensif, dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja informal,” ungkap Ja’far.


​Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, menambahkan bahwa muatan materi dalam Raperda ini nantinya akan menitikberatkan pada mekanisme pendataan sistematis serta klausul perlindungan konkret bagi pekerja. Salah satu poin krusial yang akan diakomodasi di dalam pembahasan antarfraksi tersebut mencakup pemenuhan hak atas jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja sektor informal di Jawa Tengah.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves