REMBANG (Astara.news) – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang kembali membuka pendaftaran pelatihan kerja gratis batch 6. Pada program kali ini, tersedia empat kejuruan, yakni tata rias wajah, pembuatan roti dan kue, menjahit, serta pengelasan.
Kepala BLK Dinperinaker Kabupaten Rembang, Diah Kurnianingrum, mengatakan, minat masyarakat terhadap program pelatihan tersebut cukup tinggi. Hingga Senin (12/10/2026) pagi, masing-masing kejuruan telah menerima sekitar 20 pendaftar.
Pendaftaran dibuka hingga 14 Oktober 2026 dan dapat dilakukan secara langsung di kantor BLK Rembang. Sementara itu, pelatihan dijadwalkan mulai 28 Oktober 2026.
“Bagi yang berminat masih ada waktu, karena yang sudah daftar ini belum tentu memenuhi syarat, seleksi administrasi belum tentu lolos semua,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (12/10/2026)
Diah menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta. Di antaranya, berusia minimal 18 tahun, memiliki pendidikan minimal SMA atau sederajat, tidak sedang menempuh pendidikan sekolah maupun kuliah, tidak sedang bekerja, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas, meliputi modul pelatihan, seragam, makan siang, asuransi selama pelatihan, serta uang saku sebesar Rp50 ribu per hari. Selain itu, peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi.
Menurut Diah, program pelatihan BLK tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperluas kesempatan kerja melalui kerja sama dengan dunia usaha dan industri. Bahkan, sejumlah perusahaan telah menunjukkan minat untuk merekrut peserta sebelum pelatihan berakhir.
Salah satunya, perusahaan asal Bekasi yang dijadwalkan datang ke BLK Rembang pada 14 Oktober 2026 untuk melakukan seleksi calon tenaga kerja.
“Contohnya yang saat ini masih pelatihan, itu dari perusahaan Bekasi tanggal 14 ke sini untuk seleksi. Jadi, mereka belum selesai pelatihan, sudah ada yang menawari kerja ke Bekasi,” imbuhnya.
Saat ini, sebanyak 128 peserta masih mengikuti pelatihan batch sebelumnya. Mereka terbagi dalam delapan kejuruan, dengan masing-masing kejuruan diikuti 16 peserta.
Adapun delapan kejuruan tersebut meliputi pembuatan roti dan kue, perbaikan AC, servis sepeda motor, tata rias wajah, menjahit, desain grafis muda, membatik, dan pengelasan.
Melalui program pelatihan kerja gratis ini, Dinperinaker Kabupaten Rembang berharap masyarakat dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan, sehingga memiliki daya saing lebih baik serta peluang kerja yang lebih luas sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.(*)
