SEMARANG (Astara.news) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama perbankan membuka 251 titik layanan penukaran uang baru di wilayah Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026.
Kepala Perwakilan BI Jateng M Noor Nugroho menyampaikan, pihaknya menyiapkan uang layak edar sebesar Rp26,32 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran.
“Kesiapan uang kartal menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Kami bersinergi dengan perbankan agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya di Semarang, Senin (2/3).
Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk pengisian anjungan tunai mandiri (ATM) serta layanan penukaran uang baru bagi masyarakat.
Seluruh layanan penukaran dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Program ini tidak hanya menyediakan layanan penukaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat uang rupiah.
Layanan penukaran berlangsung mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026 di loket bank umum dan sejumlah lokasi strategis yang telah ditetapkan.
Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id.
Untuk wilayah Pulau Jawa, pemesanan tahap pertama dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota terpenuhi. Tahap kedua dijadwalkan pada pekan keempat Februari 2026.
Melalui sistem pemesanan digital tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan jadwal penukaran sehingga proses berlangsung lebih tertib, nyaman, serta membantu pemerataan distribusi uang.
Dalam program Serambi 2026, setiap paket penukaran senilai Rp5.300.000 terdiri atas berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000. Skema ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pecahan kecil, khususnya untuk tradisi berbagi uang saat Lebaran. (*)
