PATI (Astara.news) – Sebanyak 200 tangki air bersih disalurkan kepada 25 desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pati. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap selama delapan hari melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meringankan kebutuhan air bersih masyarakat. Menurutnya, dukungan tersebut penting bagi warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
” Hari ini Bank Jateng menyalurkan CSR-nya dengan total 200 tangki,” ujar Chandra, saat memberangkatkan bantuan tersebut dari Halaman Setda Kabupaten Pati, Senin (5/10/2026).
Ia menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan dengan pola 25 tangki setiap hari. Distribusi tersebut menyasar 25 desa berbeda selama delapan hari berturut-turut, sehingga bantuan dapat menjangkau sejumlah wilayah yang membutuhkan.
“Insyaallah di delapan hari ke depan, 25 desa akan mendapatkan CSR air bersih dari Bank Jateng,” kata Chandra.
Sementara itu, Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, Pramudjianto menjelaskan, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari Program Pengentasan Kemiskinan dan Kebencanaan (PPKK) Bank Jateng 2026.
“Program CSR kita untuk tahun ini adalah program pencanangan dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Pramudjianto berharap, dukungan melalui dividen dan alokasi CSR untuk Kabupaten Pati dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, peningkatan dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas program kemanusiaan dan penanganan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dengan penyaluran tersebut, Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Pati diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan, khususnya dalam pemenuhan akses air bersih.(*)
