Menu
Edit Template

Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Terintegrasi untuk Cegah Korupsi

SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi sebagai langkah mencegah praktik korupsi dan berbagai bentuk penyimpangan di lingkungan pemerintahan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, para bupati dan wali kota, serta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng.

Ahmad Luthfi mengatakan, Gelar Pengawasan Daerah menjadi momentum untuk menyatukan fungsi pengawasan berbagai lembaga, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Menurutnya, pengawasan terintegrasi merupakan salah satu langkah strategis untuk mencegah tindak pidana korupsi maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Dengan demikian, seluruh program pemerintah diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan, pengawasan perlu dilakukan sejak dini sebagai bentuk mitigasi, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan operasional, hingga pengawasan kegiatan pemerintahan.

Sementara itu, Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Endro Hudiyono, memaparkan sejumlah capaian kinerja pengawasan Pemprov Jateng. Salah satunya, keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 15 kali berturut-turut.

Selain itu, Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 97,58 dengan predikat A, indeks integritas sebesar 82,85 dengan predikat A, serta capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK sebesar 96,00.

Kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terhadap 1.515 wajib lapor dan pelaporan SPT Tahunan dari 47.577 wajib lapor juga tercatat mencapai 100 persen.

Meski demikian, Endro mengingatkan bahwa kualitas pengawasan masih perlu ditingkatkan, terutama terkait kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta penerapan manajemen risiko.

Ia menekankan, keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari penyelesaian rekomendasi maupun pengembalian aset. Lebih dari itu, pengawasan harus mampu memastikan agar temuan yang sama tidak kembali terulang.

“Yang paling utama adalah supaya tidak terjadi lagi temuan yang berulang. Kalau ada temuan berulang, dapat diartikan rekomendasi hanya diselesaikan, tetapi tidak menyentuh hakikat pengawasan, yaitu adanya perbaikan sistem dan manajemen,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Jateng juga menyerahkan penghargaan kepada tiga kabupaten/kota dengan kinerja pengawasan terbaik pada 2026.

Kabupaten Banyumas meraih peringkat pertama, disusul Kabupaten Wonogiri di posisi kedua, dan Kota Magelang pada peringkat ketiga.

Sementara itu, penghargaan perangkat daerah Pemprov Jateng dengan indeks tata kelola kinerja terbaik 2026 diraih Dinas ESDM sebagai peringkat pertama. Posisi kedua ditempati Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sedangkan peringkat ketiga diraih Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Melalui penguatan pengawasan terintegrasi tersebut, Pemprov Jateng berharap tata kelola pemerintahan semakin transparan, akuntabel, dan mampu mencegah terjadinya penyimpangan secara berulang.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves