Menu
Edit Template

Damkar Pekalongan Latih Relawan 14 SPPG Tangani Kebakaran di Dapur MBG

PEKALONGAN (Astara.news) – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pekalongan memberikan pelatihan penanganan kebakaran kepada relawan dari 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan petugas dalam mencegah serta menangani kebakaran di lingkungan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan yang digelar di Lapangan Asrama Polisi (Aspol) Kraton, Kota Pekalongan, Sabtu (17/10/2026), tersebut meliputi edukasi pencegahan kebakaran, praktik pemadaman api menggunakan karung goni, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga penanganan kebocoran tabung gas.

Salah satu peserta, Much Zainudin dari SPPG Sokoduwet, mengaku memperoleh pengetahuan baru, terutama mengenai penggunaan APAR dan langkah-langkah penanganan awal ketika terjadi kebakaran.

“Awalnya tentu takut karena berhadapan dengan api yang panas. Namun, setelah diajari, Alhamdulillah jadi lebih memahami cara penanggulangannya. Mulai dari membawa APAR, menarik segel, hingga memegang selang dengan benar ketika terjadi kebakaran,” ungkapnya.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat dibagikan kepada rekan-rekan kerjanya. Dengan demikian, semakin banyak petugas yang memahami tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

“Kita tentu tidak ingin terjadi kebakaran, tetapi setidaknya sudah memiliki bekal dan tahu apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu menghadapi situasi seperti itu,” pungkasnya.

Kasi Pencegahan dan Informasi Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan, Falentino Eka Laksana Putra, mengatakan, pelatihan tersebut dilengkapi dengan praktik langsung agar peserta dapat memahami penggunaan peralatan pemadam kebakaran sekaligus melakukan penanganan awal secara tepat.

Kegiatan ini melibatkan sembilan personel Damkar dengan dukungan delapan drum, empat unit APAR, serta karung goni. Dari total 39 SPPG yang ada di Kota Pekalongan, sebanyak 14 SPPG mengikuti pelatihan tersebut karena belum mendapatkan pembekalan serupa.

Sementara itu, Analis Kebakaran Ricko Ardian Hermanto mengingatkan pentingnya pemilihan, penempatan, dan perawatan alat pemadam kebakaran yang disesuaikan dengan karakteristik serta risiko kebakaran di setiap dapur.

Menurutnya, pemilihan jenis APAR, termasuk jenis serbuk kimia kering (dry chemical powder) maupun karbon dioksida (CO₂), perlu mempertimbangkan potensi kebakaran dan kondisi area yang dilindungi.

Ricko menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan kebakaran pada SPPG di Kota Pekalongan. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan karena potensi gangguan, seperti percikan api pada oven, dapat muncul sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, keterampilan petugas dalam mengenali risiko dan melakukan penanganan awal menjadi faktor penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Ke depan, peningkatan kapasitas relawan diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan dapur MBG. Selain didukung ketersediaan peralatan pemadam, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi kebakaran.

“Sebab, mitigasi kebakaran tidak hanya bergantung pada ketersediaan peralatan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dalam mengenali bahaya, melakukan tindakan awal secara tepat, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang di sekitarnya,”bebernya.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves