JEPARA (Astara.news) – Ratusan produk unggulan dari 184 BUMDesa dan sembilan BUMDesa Bersama turut meramaikan Gebyar Produk BUMDesa yang digelar di Alun-alun 1 Jepara, Jumat (18/9/2026).
Pameran yang berlangsung hingga Minggu (20/9/2026) tersebut dibuka Bupati Jepara Witiarso Utomo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi desa sekaligus mendorong pengembangan produk unggulan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Witiarso tidak hanya meninjau produk yang dipamerkan. Ia juga mencicipi sejumlah makanan dan memborong dagangan di beberapa gerai.
“Jumlah ini menunjukkan besarnya potensi sekaligus tanggung jawab yang kita miliki, untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang semakin kuat,” kata Witiarso.
Dia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih menghadapi tantangan.
“Alhamdulillah berjalan sukses dan ramai. Berlangsung sampai hari Minggu, bisa meningkatkan ekonomi para UMKM Jepara,” ujarnya.
Witiarso menilai, Jepara memiliki potensi besar dalam pengembangan produk unggulan desa. Karena itu, kegiatan pameran diharapkan mampu menjadi daya tarik sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat.
“Potensi sangat besar. Mudah-mudahan di tengah ekonomi yang agak sulit, ini menjadi daya tarik menarik ekonomi masyarakat. Masyarakat bisa membelanjakan uangnya dengan maksimal,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mendorong peningkatan kualitas produk desa dan UMKM. Menurutnya, produk lokal tidak hanya perlu dipasarkan melalui kegiatan pameran, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari sektor pariwisata di Kabupaten Jepara.
“Harapannya, ditingkatkan kualitasnya dan bisa berpartisipasi untuk pariwisata di Kabupaten Jepara, sehingga barangnya bisa ditemukan di outlet-outlet yang wisatawan bisa mendapatkan dengan mudah,” tuturnya.
Menurut Witiarso, pengembangan produk desa juga membutuhkan kerja sama antardesa. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing desa dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Dari desa, kita bangun usaha yang sehat, lapangan kerja yang lebih luas, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes Bulungan Sulistiono menilai, kegiatan pameran produk seperti Gebyar Produk BUMDesa memberikan dampak positif dalam memperkenalkan sekaligus mengangkat produk unggulan desa.
Dalam pameran tersebut, pihaknya membawa sejumlah produk unggulan, di antaranya olahan jamur, jahe wangi, dan kunir asem.
“Semoga transaksinya juga bagus, baik langsung maupun by order. Pelaku UMKM di desa juga lebih semangat kalau pameran seperti ini sering diadakan,” tandasnya.(*)
