Menu
Edit Template

Sigap LPJ Diluncurkan, Dorong Peningkatan Kinerja Pengelola Keuangan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG (Astara.news) – Upaya meningkatkan akuntabilitas dan kinerja pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus dilakukan melalui berbagai inovasi. Salah satunya melalui peluncuran SIGAP LPJ atau Sinergi Gerakan Akuntabilitas Pertanggungjawaban LPJ, sebuah inovasi yang digagas oleh Hertasning Yudho, Kasubag Keuangan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah.

SIGAP LPJ hadir sebagai langkah strategis untuk mendorong pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban atau LPJ yang lebih tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan sinergi antara para pengelola keuangan dalam proses penyusunan, pemeriksaan, penyelesaian, serta pengendalian dokumen pertanggungjawaban keuangan.

Melalui SIGAP LPJ, proses pengelolaan pertanggungjawaban diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kinerja pengelola keuangan secara keseluruhan.

Hertasning Yudho Yuwono, Kasubag Keuangan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, menjelaskan bahwa SIGAP LPJ lahir dari kebutuhan untuk menciptakan mekanisme pengelolaan LPJ yang lebih terarah dan terintegrasi.

“SIGAP LPJ merupakan upaya untuk membangun sinergi dan meningkatkan akuntabilitas dalam proses pertanggungjawaban keuangan. Dengan adanya inovasi ini, kami berharap pengelolaan LPJ dapat menjadi lebih tertib, cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.”tegasnya.

Penerapan SIGAP LPJ juga diharapkan dapat membantu mengurangi berbagai kendala yang selama ini muncul dalam proses penyelesaian laporan pertanggungjawaban, termasuk keterlambatan penyampaian dokumen, kelengkapan administrasi, maupun proses koordinasi antar-pengelola keuangan.

Selain itu, inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan daerah.

Dengan adanya sinergi antar-pengelola keuangan, setiap tahapan pertanggungjawaban dapat dilakukan secara lebih terukur dan terkontrol. Hal tersebut pada akhirnya diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas laporan keuangan serta kinerja organisasi.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves