Menu
Edit Template

Pemprov Jateng Akselerasi Perluasan Trans Jateng: Koridor Gelang Manggung dan Jekuti Siap Beroperasi pada 2027–2028

​SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mengakselerasi rencana perluasan layanan transportasi publik massal, Trans Jateng. Langkah strategis ini mencakup pembukaan koridor baru di wilayah Gelang Manggung pada tahun 2027 serta koridor Jekuti pada tahun 2028.


​Berdasarkan rencana strategis tersebut, koridor Gelang Manggung akan mengintegrasikan wilayah Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung. Selanjutnya, perluasan akan merambah wilayah Jekuti yang meliputi Jepara, Kudus, dan Pati.


​Hingga saat ini, Trans Jateng telah melayani masyarakat melalui tujuh koridor yang diperkuat oleh 115 unit armada bus. Ketujuh koridor tersebut tersebar di empat Wilayah Pengembangan (WP) utama, yakni Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Semarang, Purwodadi), Solo Raya, Banyumas Raya, serta kawasan Purworejo-Magelang.


​Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arif Jatmiko, memaparkan bahwa komitmen perluasan jangkauan ini telah dibangun sejak tahun lalu melalui sinergi antara Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dengan para kepala daerah terkait.


​“Persiapan-persiapan teknis, termasuk sosialisasi awal, baik kepada masyarakat maupun perusahaan di sepanjang koridor, sudah mulai berjalan,” ungkap Arif di sela-sela agenda Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat Pengemudi Angkutan Barang Berkeselamatan di Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).


​Arif menjelaskan, sosialisasi mendalam dijadwalkan berlangsung pada awal 2027 guna mematangkan kolaborasi sekaligus memperjelas pembagian peran antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pihak pengelola Trans Jateng.


​Secara teknis, Pemprov Jateng berencana menerjunkan 14 unit armada untuk menunjang operasional koridor Gelang Manggung. Saat ini, pemetaan rute masih dalam tahap penyempurnaan agar Trans Jateng dapat terintegrasi dengan angkutan kota maupun angkutan perdesaan yang nantinya akan difungsikan sebagai angkutan pengumpan (feeder). Strategi ini dirancang untuk memastikan mobilitas masyarakat terlayani secara optimal dari titik asal hingga tujuan, tanpa mengganggu eksistensi moda transportasi lokal yang sudah ada.


​Sementara itu, untuk pengembangan koridor Jepara, Kudus, dan Pati, tahapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditargetkan rampung pada 2027, sebagai landasan legalitas operasional di tahun 2028. Arif menegaskan bahwa prosedur persiapan koridor baru minimal memakan waktu dua tahun.


​“Supaya dalam pelaksanaannya nanti tidak ada permasalahan, dengan koridor-koridor angkutan lama atau yang sudah existing,” pungkasnya.


​Pada agenda yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut menyoroti pentingnya kegiatan diklat bagi pengemudi angkutan barang. Ia menekankan bahwa kelancaran sistem transportasi tidak sekadar menyangkut edukasi berlalu lintas, melainkan menjadi urat nadi perekonomian daerah yang berkaitan erat dengan stabilitas pengendalian inflasi di Jawa Tengah.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves