Menu
Edit Template

Genjot PAD, Satgas Pandawa Pemprov Jateng Gandeng Belasan Investor Optimalkan Aset Daerah

​SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) tengah tancap gas dalam mengoptimalkan aset-aset daerah yang menganggur atau belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui Satuan Tugas Pemberdayaan Aset Berjiwa Wirausaha (Satgas Pandawa), belasan aset kini resmi diberdayakan kembali untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).


​Asisten Administrasi Sekda Jateng, Dhoni Widianto, mengungkapkan bahwa kehadiran Satgas Pandawa yang terdiri dari Bapenda, BPKAD, Inspektorat, Biro Hukum, dan Diskomdigi Jawa Tengah, sukses mempercepat proses inventarisasi hingga kesepakatan kerja sama dengan pihak investor.


​Tren positif ini terlihat dari lonjakan jumlah aset yang berhasil dikerjasamakan dalam waktu singkat.


​“Sebelum terbentuk Satgas Pandawa, dari Januari-Mei itu baru dua aset yang berhasil dikerjasamakan. Setelah adanya Satgas Pandawa, dalam dua bulan, Juni-Juli, pemanfaatan aset sudah bisa menjalin kerja sama untuk 13 aset,” papar Dhoni saat memberikan laporan kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Selasa (21/7/2026).


​Potensi Aset Raksasa, Ruang Optimalisasi Masih Lebar


​Ketiga belas aset yang baru disepakati tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, mulai dari Kota Semarang, Kabupaten Cilacap, Karanganyar, Banyumas, Sragen, hingga Jepara. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)—seperti Disnakertrans, Dishub, Bapenda, dan Distannak—dengan pihak swasta serta perbankan syariah.


​Lebih jauh, Dhoni menyoroti besarnya nilai aset Pemprov Jateng yang belum diimbangi dengan kontribusi maksimal terhadap PAD. Berdasarkan hasil audit BPK RI, total nilai aset Pemprov Jateng menyentuh angka Rp45,56 triliun, dengan nilai perolehan properti investasi sebesar Rp157,84 miliar.


​“Namun demikian, kontribusi pemanfaatan aset terhadap PAD pada 2025 baru mencapai Rp2,02 miliar. Sehingga, ini menunjukkan masih besarnya ruang optimalisasi pemanfaatan aset daerah,” jelasnya.


​Gubernur Instruksikan Jajaran Jadi “Manajer Pemasaran”


​Langkah agresif Satgas Pandawa ini mendapat apresiasi penuh dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ia memandang hal ini sebagai katalisator penting bagi perekonomian daerah.


​“Satgas ini fungsinya memberdayakan aset, bisa dialihkan ke pihak ketiga dalam rangka penyewaan dan pemberdayaan,” tegas Luthfi.


​Gubernur bahkan secara khusus menginstruksikan para Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) untuk turun gunung bertindak layaknya manajer pemasaran. Ia meminta jajarannya aktif menjemput bola dan berkomunikasi dengan kepala daerah setempat maupun para pengusaha lokal.


​“Maka dari itu, (aset) yang menempel di samsat-samsat kita branding untuk kita jual (sewa) kembali, dengan dipasarkan sesuai kearifan lokal. Artinya, kita harus rajin sodorkan ke muspida, pengusaha HIPMI, untuk diberdayakan, jangan sampai berhenti,” imbuhnya.


​Dukungan Penuh Legislatif


​Dukungan terhadap optimalisasi aset ini juga datang dari kursi legislatif. Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Bambang Hariyanto, menilai gerak cepat Satgas Pandawa sejalan dengan implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.


​Bambang juga mendorong seluruh OPD Pemprov Jateng agar lebih intensif membangun komunikasi dengan calon investor potensial di wilayah masing-masing.


​“Satgas ini melaksanakan mandat perda tersebut. Jadi tidak sekadar mengadministrasi, tetapi juga kita harus mempunyai inovasi, kreativitas, dan terobosan untuk mengoptimalkan pendapatan,” pungkas Bambang.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves