JAKARTA (Astara.news) — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menyelenggarakan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026. Melanjutkan kesuksesan edisi perdana, perhelatan tahun ini mengusung tema besar “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”.
Tema ini merepresentasikan visi strategis pemerintah untuk menjadikan Indonesia tidak sekadar unggul dalam prestasi olahraga, melainkan juga bertransformasi menjadi kekuatan baru dalam lanskap industri olahraga global. Seiring dengan perkembangan zaman, paradigma olahraga kini telah melampaui batas arena kompetisi dan menjelma menjadi sektor penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta katalisator investasi dan inovasi.
Berdasarkan keterangan resmi Kemenpora pada Minggu (19/7/2026), ISS 2026 diagendakan berlangsung pada 11 hingga 13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Ajang ini dirancang sebagai platform berstandar internasional yang akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan kunci, meliputi unsur pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, komunitas olahraga, hingga para inovator teknologi.
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI, Teuku Arlan Perkasa Lukman, menyatakan bahwa ISS diarahkan untuk menjadi pusat kolaborasi yang memiliki daya tarik dan nilai strategis jangka panjang bagi ekosistem olahraga.
“Kita ingin ISS ini memiliki nilai yang dicari oleh brand di masa depan. ISS menjadi hub, tempat bertemunya brand industri olahraga, baik lokal maupun dunia,” ujar Arlan.
Kehadiran ISS 2026 diharapkan mampu menjadi wadah esensial untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, pertukaran gagasan, serta pengembangan peluang bisnis yang berkelanjutan, daya saing industri olahraga dalam negeri diproyeksikan akan terus meningkat.
Melalui sinergi yang terbangun di ISS 2026, Kemenpora berupaya mempercepat transformasi olahraga sebagai industri masa depan. Dengan ekosistem yang semakin kuat, inovatif, dan terintegrasi secara global, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menempati posisi strategis dalam rantai pasok industri olahraga dunia.(*)
