Menu
Edit Template

Literasi Digital Jadi Kunci, Bunda Literasi Jateng: Mulai dari Keluarga dan Sekolah

​SURAKARTA (Astara.news) – Era digital bukan sekadar tantangan, melainkan peluang besar untuk mendongkrak kualitas masyarakat. Namun, hal ini hanya bisa terwujud jika masyarakat dibekali dengan literasi digital yang mumpuni.


​Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyoroti pentingnya adaptasi literasi di tengah dinamika teknologi. Berdasarkan data 2025, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Jawa Tengah berada di angka 57,11, sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tercatat 38,86. Nawal menegaskan bahwa literasi kini bukan lagi sekadar kemampuan mengeja atau membaca teks secara fisik. Masyarakat harus melangkah lebih jauh menuju kecakapan digital.


​“Tantangannya pada saat ini, bahwa kita masih fokus dengan bagaimana bisa mengeja, bagaimana kemudian bisa membaca. Sekarang sudah ada tantangan lagi, bagaimana literasi digital ini,” ungkap Nawal saat membuka gerakan “Digital Cerdas-Gemar Membaca” di Pendopo Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026).


​Nawal menaruh optimisme besar terhadap peran generasi muda. Baginya, literasi digital dapat menjadi alat untuk mengasah daya kritis, komitmen, kolaborasi lintas daerah, hingga memacu kreativitas. Bagi wilayah terpencil yang selama ini terbentur akses fisik, digitalisasi hadir sebagai solusi nyata karena sarana prasarana kini bisa menjangkau hingga ke pelosok.


​Pembangunan ekosistem literasi harus bersifat holistik, dengan keluarga sebagai fondasi utamanya.

“Kedua, bagaimana meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan literasi ini dalam skop keluarga. Kita membutuhkan ekosistem ini dimulai dari keluarga, bagaimana keluarga yang kemudian mencintai ilmu, mencintai literasi,” terang Nawal.


​Tak hanya di rumah, Nawal juga mendorong institusi pendidikan untuk berani berinovasi. Ia mengajak pihak sekolah lebih fleksibel dalam merancang kurikulum dan strategi yang mampu merangsang daya kritis anak didik. Ia memberikan contoh sederhana bahwa literasi digital mencakup kemampuan mengelola data hingga menjaga fokus di tengah gempuran distraksi digital.


​“Karena sesederhana kita mengelola data secara digital, itu juga kita butuh ilmu literasi digital itu. Kemudian kita juga tidak terdistraksi dengan notifikasi yang ada, kita masih fokus untuk belajar, membaca, itu juga merupakan literasi digital kita. Maka, ayo semua kita bersama-sama berkontribusi, untuk menjalankan literasi, baik itu literasi fisik maupun literasi digital. Salam literasi, berkembang terus literasi digital,” tandasnya.


​Dalam kunjungan tersebut, Nawal didampingi Bunda Literasi Kota Surakarta, Vanessa Respatu, meninjau langsung kegiatan silent reading yang diikuti puluhan siswa. Nawal bahkan menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak untuk menguji pemahaman mereka terhadap buku yang telah dibaca.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves