JEPARA (Astara.news) – Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmen serius dalam melakukan perbaikan dan pengembangan infrastruktur jalan di wilayahnya. Upaya percepatan pembangunan ini didukung melalui skema alokasi anggaran yang komprehensif, mencakup APBD senilai Rp210 miliar, pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar, serta dukungan Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nilai Rp100 miliar.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, secara langsung meninjau progres peningkatan sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan Bendanpete – Buaran, jalur Nalumsari – Papringan, serta ruas Daren – Batas Kudus pada Senin (6/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa dana IJD secara spesifik dialokasikan untuk menjangkau beberapa titik kecamatan.
“Untuk wilayah di Karimunjawa Rp55 miliar, sisanya di daerah Bangsri, Kedung, dan beberapa tempat,” ujar Mas Wiwit, sapaan akrabnya.
Pemerintah Kabupaten Jepara mencatat peningkatan signifikan dalam alokasi anggaran untuk subkegiatan bidang jalan dan jembatan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), anggaran yang digelontorkan pada tahun 2026 ini tercatat meningkat tajam dibandingkan tahun 2021 yang berada di angka Rp73,39 miliar. Tren kenaikan anggaran terus berlanjut hingga mencapai Rp210,32 miliar pada tahun ini.
Witiarso menambahkan bahwa peningkatan anggaran ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan ruas jalan baru, tetapi juga mencakup pemeliharaan berkala untuk menjaga kualitas dan daya tahan jalan. Berdasarkan data terkini, tingkat kemantapan jalan di Jepara berada di angka 76 persen.
“Artinya, kita yang belum mantap itu 24 persen. Kalau kita intervensi tahun ini, itu akan turun jadi sekitar 77-78 persen,” tandasnya.
Senada dengan Bupati, Kepala DPUPR Kabupaten Jepara, Hery Yulianto, menegaskan bahwa eskalasi anggaran ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat terkait mobilitas yang lebih baik.
“Peningkatan anggaran ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jepara, sehingga akan memberikan manfaat yang luas bagi mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan pembangunan,” ujar Hery.
Pihak DPUPR berkomitmen untuk mengelola dana tersebut dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap standar teknis yang berlaku.
“Harapan kami, setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar dan mendukung sektor industri dan pariwisata, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya.(*)
