REMBANG (Astara.news) – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa pendidikan tinggi mendapat apresiasi positif dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti.
Pujian tersebut disampaikan saat beliau menghadiri Seminar Nasional bertema Digital Citizenship yang diselenggarakan oleh Forum Anak Beasiswa (FABs) Rembang di Kompleks Pendapa Museum Kartini, Sabtu (4/7/2026).
“Ini program yang sangat bagus. Sebuah terobosan di mana pemerintah daerah memiliki komitmen membantu, memfasilitasi, bahkan memberikan dukungan sepenuhnya kepada anak-anak berprestasi, untuk dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan beasiswa,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurut Mendikdasmen, inisiatif yang diambil Pemkab Rembang sangat krusial mengingat masih banyak anak berprestasi yang terkendala akses pendidikan karena masalah finansial.
“Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk program pemerintah pusat, dalam mewujudkan generasi yang cerdas dan hebat. Karena kemajuan negara dan daerah ini bisa terwujud, salah satunya dengan adanya SDM yang berkualitas,” tambahnya.
Bupati Rembang, Harno, menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan investasi strategis jangka panjang daerah. Selain memberikan dukungan finansial, Pemkab Rembang juga memfasilitasi pembentukan FABs sebagai wadah pengembangan potensi diri para penerima beasiswa.
“Adanya FABs ini telah menjadi wadah strategis, dalam membangun jejaring kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian di kalangan mahasiswa penerima beasiswa,” jelas Harno.
Ia menambahkan, pengembangan program beasiswa ke depan akan diarahkan untuk mencapai target satu desa satu sarjana guna memastikan pemerataan akses pendidikan. Langkah ini juga diintegrasikan dengan upaya intervensi pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
“Komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan berkualitas, diwujudkan melalui salah satu program strategis yang saat ini kami dorong, yakni Program Gaspol 12 (Gerakan Ayo Sekolah Sampai 12 Tahun),” paparnya.
Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro’, turut menambahkan bahwa keberlanjutan program beasiswa ini telah berjalan selama hampir satu dekade.
“Sejak 2017, Kabupaten Rembang telah memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi asal Kabupaten Rembang sebanyak 494 beasiswa,” ungkap M. Hanies Cholil Barro’.
Hingga saat ini, sebanyak 494 penerima beasiswa telah menempuh studi, dengan rincian 389 mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Pulau Jawa dan Madura, serta 105 mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Kabupaten Rembang. Pemkab Rembang optimis sinergi antara program beasiswa dan Gerakan Gaspol 12 ini akan mampu mencetak generasi emas yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan.(*)
