JAKARTA (Astara.news) — Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, membagikan sebanyak 6.000 paket daging kurban kepada para mustahik pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Menariknya, pembagian daging dilakukan menggunakan besek bambu sebagai wadah ramah lingkungan.
Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Tahun ini terdapat 33 ekor sapi dan 15 kambing yang dikurbankan di sini. Tahun lalu jumlahnya 27 ekor sapi dan 13 ekor kambing,” ujarnya, Kamis (28/5).
Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan sekitar 6.000 kupon pembagian daging kurban bagi para mustahik di lingkungan Pasar Induk Kramat Jati.
“Hewan kurban ini berasal dari berbagai pihak, mulai dari mitra pengembang, perbankan, pedagang, pengelola pasar induk, hingga para pemangku kepentingan lainnya,” terangnya.
Ketua Panitia Kurban Pasar Induk Kramat Jati, Muhammad Cholil menuturkan, penerima daging kurban berasal dari kalangan pekerja pasar hingga masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Penerima daging kurban di antaranya buruh pengupas bawang, petugas kebersihan, marbot masjid, petugas keamanan, juru parkir, dan masyarakat sekitar Pasar Induk Kramat Jati,” ungkapnya.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama distribusi berlangsung, panitia menyiapkan 45 petugas keamanan pasar yang dibantu aparat kepolisian setempat.
Salah seorang penerima daging kurban, Indun (41), mengaku bersyukur kembali menerima daging kurban tahun ini. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pengupas bawang itu menyebut pembagian daging kurban di Pasar Induk Kramat Jati rutin dilakukan setiap tahun dan sangat membantu warga kurang mampu.
“Terima kasih kepada yang sudah berkurban dan Pasar Induk Kramat Jati. Kami juga bisa menikmati daging kurban seperti yang lain,” tandasnya.(*)
