Menu
Edit Template

Jateng Siapkan Kurikulum Perkoperasian untuk Sekolah, Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2026/2027

SEMARANG (Astara.news) — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merampungkan rancangan insersi kurikulum perkoperasian untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Program tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027 sebagai upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap ekonomi kerakyatan dan koperasi.


Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menilai langkah memasukkan materi perkoperasian ke dalam dunia pendidikan merupakan inisiatif strategis untuk membangun pemahaman sejak dini terkait sistem ekonomi berbasis gotong royong.


“Sekarang provinsi sudah menyiapkan kurikulum, dan saya ingin segera dilaksanakan mulai pendidikan dasar,” kata Luthfi saat menerima laporan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah di kantornya, Rabu (20/5/2026).


Menurutnya, kebijakan tersebut juga sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramianto menjelaskan, rancangan kurikulum telah disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk ditindaklanjuti dalam proses implementasi.


“Kita targetkan tahun ajaran baru besok sudah bisa masuk. Tadi Pak Gubernur juga sudah siap meluncurkan pada awal Juni. Besok saya bertemu Kepala Badan Kabijakan Kemendikdasmen, sehingga kami bekerja secara berkelanjutan,” terang Bramianto.


Ia menjelaskan, materi pembelajaran akan disusun secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Pada tingkat sekolah dasar, siswa akan diperkenalkan dengan konsep dasar koperasi. Sementara di tingkat SMP, materi mulai membahas struktur organisasi, tugas, dan fungsi koperasi.


Adapun pada tingkat SMA, siswa akan mendapatkan pengenalan lebih mendalam terkait kewirausahaan koperasi dan praktik ekonomi kerakyatan.


“Jadi, kurikulum ini agar anak-anak kita bisa mengenal sistem ekonomi kerakyatan, bergotong royong, bekerja sama, dan ending-nya kesejahteraan bersama,” jelasnya.


Sebelumnya, proses finalisasi rancangan kurikulum dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Kota Semarang, pada 5–7 Mei 2026. Kegiatan itu melibatkan unsur Dinas Pendidikan, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, praktisi koperasi, hingga tim ahli dari Dinas Koperasi dan UKM Jateng.


Bramianto mengatakan, penyusunan kurikulum tersebut telah dimulai sejak Oktober 2025 dan mendapatkan respons positif dari para guru yang terlibat dalam pembahasan.


“Rancangan ini sudah kami awali Oktober 2025. Jadi, sudah enam bulan kami bekerja. Tanggal 5-7 Mei kemarin mengumpulkan perwakilan guru untuk membahas materi yang kami siapkan. Responsnya luar biasa,” tandasnya.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves