Menu
Edit Template

Buruh Pabrik di Brebes Kini Bisa Miliki Rumah Sendiri Lewat Program Subsidi

BREBES (Astara.News) – Harapan Nur Atikah untuk memiliki rumah sendiri akhirnya terwujud melalui program rumah subsidi pemerintah. Perempuan yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok itu kini menempati rumah tapak di Perumahan Grand Amartha, Kelurahan Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.


Rumah tersebut juga menjadi lokasi kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Sabtu (9/5/2026).
Bagi Atikah, memiliki rumah bukan perkara mudah. Sebagai single parent dengan penghasilan sekitar Rp2,4 juta per bulan, ia harus mengatur keuangan secara ketat demi bisa mengangsur rumah subsidi tipe 30/60 tersebut.


Melalui program pembiayaan rumah subsidi, Atikah membayar angsuran sekitar Rp1 juta per bulan selama 20 tahun. Sisa penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama anak-anaknya.


Meski demikian, ia tetap bersyukur karena kini memiliki tempat tinggal sendiri yang dekat dengan lokasi kerjanya. Dari rumah menuju pabrik tempatnya bekerja hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.


Rumah itu, menurut Atikah, bukan sekadar bangunan sederhana, tetapi menjadi tempat aman untuk pulang dan membesarkan anak-anaknya.
Di hadapan Menteri dan Gubernur Jawa Tengah, Atikah juga menyampaikan kondisi lingkungan perumahan yang dinilai nyaman dan layak huni.


“Alhamdulillah di sini aman, tidak pernah banjir. Kondisinya juga jalannya bagus,” ucapnya.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat langsung manfaat program rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Perumahan Grand Amartha sendiri memasarkan rumah subsidi dengan harga sekitar Rp166 juta untuk tipe 30/60. Kawasan hunian yang dikembangkan PT Anugrah Jaya Land itu memiliki total 116 unit rumah di atas lahan sekitar 13,5 hektare.


Selain dilengkapi listrik PLN 1.300 watt dan sumber air dari sumur artetis, kawasan tersebut juga memiliki jalan utama beton selebar tujuh meter, drainase, taman bermain, hingga ruang interaksi warga berupa joglo.


Lokasinya juga dinilai strategis karena dekat dengan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat Kota Brebes, serta Mall Pelayanan Publik.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves