Menu
Edit Template

Pemprov Jateng Terapkan WFH, Gubernur Tekankan Pelayanan Tak Boleh Turun

SEMARANG (Astara.news) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sejak Jumat (10/4/2026), sebagai upaya efisiensi energi.


Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan maupun kinerja ASN.


“Hari ini sudah dimulai. Jangan sampai karena WFH ini kualitas pelayanan dan kinerja menurun,” kata Luthfi.


Pantauan di Kantor Gubernur Jawa Tengah, aktivitas tetap berjalan seperti biasa, meskipun tidak seramai hari kerja normal. Sebagian ASN yang pekerjaannya memungkinkan, melaksanakan tugas dari rumah.


Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Dalam Negeri dan surat edaran Gubernur Jawa Tengah. Selain di tingkat provinsi, sejumlah pemerintah kabupaten/kota juga mulai menerapkan WFH, sementara daerah lain masih dalam tahap kajian.


“Tipologi daerah berbeda-beda. Mereka yang tahu karakter masing-masing,” ujar gubernur.


Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa pada hari pertama pelaksanaan belum dapat dipastikan jumlah ASN yang menjalankan WFH. Ia menjelaskan, teknis penerapan diserahkan kepada masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dalam pelaksanaannya, terdapat sektor yang tidak menerapkan WFH, seperti layanan kesehatan, Samsat, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya.
“Jadi kita tidak membatasi berapa persen, tapi sesuai dengan kebutuhan di masing-masing OPD. Hari ini nanti kami minta laporan dari teman-teman OPD,” katanya.


Sumarno menegaskan, WFH bukan berarti libur, melainkan tetap bekerja dari tempat tinggal masing-masing dengan pengawasan yang terukur. Pemprov Jateng juga menyiapkan sistem pengendalian, seperti tagging lokasi dan pelaporan aktivitas kerja oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD).


Evaluasi akan dilakukan secara berkala, termasuk untuk mengukur efektivitas penghematan energi yang dihasilkan dari kebijakan tersebut.
“Efisiensi di kantor juga mengedepankan biaya listrik dan sebagainya. Nanti kita hitung lagi bisa menghemat berapa dengan WFH ini,” katanya.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves