Menu
Edit Template

Pujasera Alun-Alun Sukoharjo Masuk Proyek Strategis 2026, PKL Akan Direlokasi

SUKOHARJO (Astara.news) – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mulai menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Sukoharjo dengan membangun Pusat Jajan Serba Murah (Pujasera) Alun-Alun Sukoharjo. Program tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu proyek strategis daerah tahun 2026.


Sosialisasi rencana pembangunan pujasera kepada para PKL digelar pada Senin (2/3/2026) di Auditorium Wijaya Utama Lantai 10 Gedung Menara Wijaya.


Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan pembangunan pujasera merupakan bagian dari upaya pemerintah menata kawasan pusat kota sekaligus memberikan tempat usaha yang lebih layak bagi para pedagang.


Menurutnya, para PKL nantinya akan menempati kios, shelter, maupun los yang telah disiapkan di dalam kawasan pujasera. Pendataan pedagang juga telah dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo sebagai dasar penataan.


“Melalui pembangunan pujasera, para PKL akan mendapatkan tempat usaha yang lebih tertata dan nyaman,” ujarnya.


Etik menjelaskan, pembangunan Pujasera Alun-Alun Sukoharjo juga menjadi bagian dari program revitalisasi Alun-alun Satya Negara Sukoharjo. Pemerintah daerah ingin menjaga fungsi alun-alun sebagai ruang publik sekaligus memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.


Ia menambahkan, proyek pembangunan pujasera telah masuk dalam daftar 10 Proyek Strategis Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026 yang tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 000.7.6/125 Tahun 2026 tentang perubahan atas Keputusan Bupati Nomor 000.7.6/595 Tahun 2025 mengenai penetapan proyek strategis daerah.


Selama ini, kawasan Alun-alun Sukoharjo menjadi lokasi berjualan puluhan PKL, terutama pedagang makanan dan minuman. Namun aktivitas tersebut dinilai belum tertata dengan baik sehingga berdampak pada aspek kebersihan, estetika kawasan, serta kelancaran lalu lintas di pusat kota.


Dengan adanya pujasera, pemerintah berharap aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib tanpa mengganggu fungsi kawasan alun-alun.
“Keberadaan pujasera diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat tanpa mengganggu kebersihan, ketertiban, maupun kelancaran lalu lintas,” jelasnya.


Pemkab Sukoharjo juga menegaskan bahwa proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan pujasera dilakukan dengan prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat, terutama para PKL yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.


Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, Camat Sukoharjo, Lurah Jetis, Ketua RT/RW Kampung Madyorejo, serta Ketua Paguyuban PKL Kabupaten Sukoharjo.

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves