Menu
Edit Template

Kemendagri Inisiasi Indikator Bersama untuk Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

JAKARTA (Astara.news) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong penyusunan indikator bersama lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah.


Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penurunan Kemiskinan, Pengangguran, Pengelolaan Lingkungan yang ASRI, serta Penguatan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (27/2/2026).


Menurut Tomsi, kesamaan indikator menjadi fondasi penting agar kebijakan yang diambil pemerintah pusat dan daerah berbasis data yang terukur, terarah, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya penyamaan persepsi sebelum merumuskan langkah strategis.


“Persepsi kita harus sama terlebih dahulu, baru kita mencoba mengurai persoalan yang ada,” ujar Tomsi.


Ia menjelaskan, ketersediaan data dasar di setiap kabupaten/kota merupakan prasyarat utama. Setelah itu, indikator yang digunakan harus disepakati bersama agar evaluasi dan pengendalian program dapat dilakukan secara konsisten, serupa dengan mekanisme pengendalian inflasi yang rutin dilaksanakan pemerintah.


Tomsi mengusulkan agar rakor terkait pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan pengangguran digelar secara berkala, minimal sekali dalam sebulan. Dengan pola tersebut, perkembangan setiap daerah dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkelanjutan.


“Mudah-mudahan kita bisa konsisten setiap bulan seperti saat menangani inflasi,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Kemendagri juga meminta dukungan penuh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam penyediaan dan penguatan data. Tomsi berharap data yang digunakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan.


Rakor ini turut dihadiri Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, serta Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri Muhamad Valiandra.


Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan tata kelola berbasis data, Kemendagri optimistis langkah percepatan pertumbuhan ekonomi serta penurunan kemiskinan dan pengangguran dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.(*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves