Menu
Edit Template

Program MBG Dinilai Jadi Stimulus Ekonomi, Perputaran Dana Capai Puluhan Triliun

JAKARTA (Astara.news) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan skema penyaluran anggaran yang diterapkan lembaganya menghadirkan pola baru tata kelola keuangan negara. Melalui mekanisme tersebut, 93 persen anggaran BGN disalurkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia tanpa melalui pemerintah daerah.


Dalam arahannya pada Sosialisasi Regulasi Kepegawaian di lingkungan BGN, Rabu (25/2/2026), Kepala BGN Dadan Hindayana menyebutkan, dari total anggaran Rp268 triliun, sekitar Rp240 triliun beredar langsung di daerah, dari Sabang hingga Merauke.


“Sebanyak 93 persen dana BGN disalurkan langsung ke SPPG. Tidak ada satu rupiah pun yang disalurkan dari pusat ke pemerintah daerah. Ini model baru dalam tata kelola anggaran,” ujarnya.


Setiap SPPG rata-rata menerima alokasi sekitar Rp500 juta untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, dana yang telah beredar di berbagai daerah mencapai sekitar Rp36 triliun. Jumlah tersebut diyakini menjadi penggerak ekonomi daerah karena mendorong pemerataan secara nyata.


Menurut Dadan, besaran dana yang beredar di suatu wilayah sangat bergantung pada jumlah SPPG yang beroperasi. Semakin banyak SPPG, semakin besar pula dana yang berputar di daerah tersebut.


Dorong Produksi Lokal dan Kesejahteraan Petani
Kebijakan ini juga berdampak langsung pada sektor produksi lokal. Dalam Program MBG, BGN menjamin penyerapan produk-produk lokal sebagai bahan baku, sehingga menciptakan kepastian pasar bagi petani dan pelaku usaha daerah.


Ia mencontohkan, petani wortel di Nusa Tenggara Timur merasakan kenaikan harga hingga tiga kali lipat karena meningkatnya serapan hasil produksi. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP).


“Rata-rata NTP saat ini mencapai 125, naik dari sebelumnya sekitar 102. Dengan capaian ini, petani tidak hanya menutup biaya produksi, tetapi juga memiliki ruang untuk investasi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Dadan optimistis, melalui Program MBG, NTP berpotensi meningkat hingga 150.


Jadi Stimulus Ekonomi Signifikan


Ia juga menekankan, perputaran dana besar pada awal tahun menjadi fenomena baru dalam perekonomian nasional. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu pemerintah menggelontorkan stimulus Rp37 triliun pada triwulan pertama yang mendorong pertumbuhan ekonomi 4,7 persen.


Sementara tahun ini, hingga Maret saja, peredaran dana BGN diperkirakan mencapai Rp62 triliun. Dengan angka tersebut, Dadan menilai kebijakan BGN telah menjadi stimulus ekonomi yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya likuiditas dan perputaran uang yang lebih merata di berbagai daerah. (*)

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves