Menu
Edit Template

Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Anak oleh Anggota Brimob

JAKARTA, Astara.news – Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang anak di bawah umur hingga meninggal dunia.


Kapolri menyatakan telah memerintahkan jajaran untuk memproses perkara tersebut secara profesional, transparan, dan memberikan sanksi tegas apabila terbukti bersalah.


“Saya sudah perintahkan agar kasus ini diusut tuntas. Jika terbukti, pelaku harus mendapat hukuman setimpal dan keadilan bagi keluarga korban harus ditegakkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/2).


Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengaku geram atas peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng nama baik institusi Brimob yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.


Sidang kode etik terhadap Bripda MS dijadwalkan digelar oleh Kepolisian Daerah Maluku pada pukul 14.00 WIT.


Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa keluarga korban dijadwalkan tiba dari Tual sebelum sidang berlangsung. Sebagian keluarga akan mengikuti jalannya sidang secara langsung, sementara lainnya difasilitasi secara daring.


Proses sidang etik akan dilaksanakan sesuai ketentuan Propam. Beberapa bagian dapat diakses publik, namun terdapat tahapan tertutup untuk pendalaman materi. Hasil persidangan akan diumumkan secara terbuka.


Selain sidang etik, proses pidana juga dipercepat. Polda Maluku telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan guna mempercepat pemberkasan perkara.


Peristiwa terjadi saat patroli Brimob melaksanakan kegiatan cipta kondisi di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2) dini hari.


Saat berada di salah satu lokasi, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi. Tersangka disebut mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat. Namun helm tersebut mengenai pelipis kanan korban AT (14) hingga terjatuh.


Korban sempat dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Namun pada pukul 13.00 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia.


Pasca kejadian, pihak kepolisian langsung mengamankan dan menahan Bripda MS. Proses hukum kini berjalan sembari menunggu hasil sidang etik dan penyelidikan lebih lanjut.

Trending Post

WhatsApp-Image-2026-11-04-at-2.43
Parade-Alat-dan-Mesin-Pertanian5
WhatsApp-Image-2026-11-04-at-07.22
IMG-20261103-WA0034-1

Politik

Novita
Bahtra

Daerah

Nasional

Bisnis

Bursa-Wirausaha-Unggulan4
Luthfi Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor
Transformasi-Perhubungan2
Transformasi Perhubungan Jateng Dorong Digitalisasi, Transportasi Ramah Lingkungan, dan Optimalisasi APBD
IMG-20260613-WA0077-1536x1024
Investasi Jawa Tengah Tetap Kokoh, Mal Baru Bermunculan di Berbagai Wilayah
PT-Jati
PT Kota Jati Bantu 20 Tenda UMKM untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Jepara

Olahraga

olahraga-TYyuj
John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Jadi Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat
olahraga-31TO0
Tiket Merdeka Run 2026 Ludes dalam Dua Jam, Menpora Erick Thohir Apresiasi Antusiasme Masyarakat
olahraga-tfDS0
Timnas Indonesia Diharapkan Segera Bangkit Pascakekalahan dari Vietnam di Piala AFF 2026
olahraga-e6yHV
Kemenpora Gelar ISS 2026, Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Global

Hiburan

IMG-20260905-WA0009
Sambut Peserta MTQ Nasional, Festival Kota Lama Semarang Diperpanjang
IMG-20260601-WA0035-1536x1024
Pendar Syahdu Lampion Perdamaian Menghiasi Malam Candi Borobudur
IMG-20260531-WA0007-scaled
Pesona Wisata Jateng Pikat Pasar Global, "Java Experience" Jadi Incaran di BBTF 2026
Ranu-Kumbolo
Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026, Kuota Dibatasi

Astara adalah media yang mengedepankan kebenaran, ketepatan, dan kaidah jurnalisme dalam setiap informasi yang disajikan.

@ 2025 Astara. All rights reserves