JAKARTA (Astara.news) – PT Pertamina (Persero) berkolaborasi dengan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan di tengah masa pemulihan pascabencana. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi dan air bersih sebagai fondasi utama operasional rumah sakit.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, mengatakan meskipun bencana sempat melumpuhkan akses dan infrastruktur wilayah, rumah sakit tetap berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat terdampak.
“Dalam masa transisi pemulihan pascabencana, kestabilan energi menjadi sangat krusial. Listrik merupakan nyawa bagi peralatan medis. Kami mengapresiasi dukungan Pertamina yang sigap memasok BBM untuk kebutuhan genset, sehingga suplai listrik rumah sakit dapat terjaga selama 24 jam,” ujar dr. Andika dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, pasokan BBM dari Pertamina menjadi komponen penting untuk mengantisipasi fluktuasi daya listrik yang masih kerap terjadi selama proses pemulihan infrastruktur.
Selain dukungan energi, keterbatasan akses air bersih akibat rusaknya fasilitas publik juga menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan. Untuk itu, Pertamina turut membantu dengan menyuplai air bersih secara rutin.
“Setiap hari Pertamina menyuplai satu hingga dua tangki air bersih guna memastikan proses sterilisasi alat medis serta kebutuhan sanitasi pasien tetap terpenuhi,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari program Pertamina Peduli sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Pertamina berkomitmen memastikan layanan publik vital, seperti rumah sakit, tetap dapat beroperasi dalam kondisi darurat maupun pascabencana,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak bencana. (*)
