JAKARTA (Astara.news) – TNI Angkatan Udara memastikan distribusi logistik bagi korban banjir di Aceh kini dapat dipercepat melalui Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah. Bandara tersebut resmi difungsikan sebagai pusat pengumpulan logistik setelah posko bantuan berhasil didirikan pada awal pekan.
Kasubdis Penum Dispenau, Kolonel (Pnb) Didik Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pembukaan akses bandara dimulai pada Minggu (7/12/2025). “Kita kirim pasukan hari Minggu ke Bandara Rembele membuat posko untuk membantu atau mempersingkat jarak atau efektivitas bantuan ke Aceh Tengah,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Pemilihan Bandara Rembele sebagai posko dinilai strategis karena lokasinya lebih dekat dengan sejumlah wilayah Aceh Tengah yang masih terisolasi akibat banjir dan longsor.
Setelah posko beroperasi, TNI AU mulai mengirimkan pesawat angkut seperti Hercules dan CN pada Senin (8/12/2025). Pesawat tersebut membawa berbagai logistik yang kemudian ditempatkan di Rembele untuk diteruskan menggunakan helikopter menuju daerah terdampak.
“Sudah kita siapkan dua helikopter Caracal, kemudian satu heli dari Kementerian Pertahanan, kemudian satu heli dari Angkatan Delta MI 17 untuk mendistribusikan bantuan-bantuan tadi yang sudah di Rembele,” jelas Didik.
Ia menambahkan bahwa pendistribusian logistik dari Rembele mulai berjalan pada Selasa (9/12/2025). Kehadiran posko ini diyakini mampu memangkas jarak dan waktu tempuh bantuan.
“Jadi lebih efektif daripada kita selama ini mengantar dari Lanud Soewondo (Medan) menuju ke Aceh Tengah maupun dari Padang ke Aceh Tengah, jaraknya lebih jauh,” katanya.
Didik memastikan distribusi melalui Bandara Rembele akan terus dilakukan hingga kondisi di wilayah bencana kembali kondusif. (*)
