PURBALINGGA (Astara.news) – Sebanyak 214 tenaga pendidik secara resmi dikukuhkan sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Dalam pengukuhan tersebut, para pemimpin institusi pendidikan ini diinstruksikan untuk memastikan optimalisasi program, pelayanan, serta alokasi anggaran guna memberikan dampak signifikan terhadap mutu pendidikan dan kesiapan peserta didik di masa depan.
Agenda pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, bertempat di Pendopo Dipokusumo pada Senin (27/7/2026). Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan peran strategis kepala sekolah dalam mencetak kualitas generasi penerus yang kompeten.
“Pendidikan adalah investasi terbesar dalam membangun masa depan daerah. Kemajuan Purbalingga tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan melalui pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengarahkan agar orientasi pendidikan tidak sekadar bertumpu pada pencapaian akademik. Institusi pendidikan diwajibkan untuk menanamkan pendidikan karakter, kedisiplinan, serta membekali siswa dengan kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan pascapendidikan.
“Jangan sampai anak didik kita hanya mengejar nilai, tetapi ketika lulus tidak siap menghadapi tantangan masa depan. Disiplin dan produktivitas harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan mereka,” pesannya.
Di samping peningkatan mutu pembelajaran, aspek integritas, budaya kerja produktif, dan akuntabilitas manajerial turut menjadi sorotan. Bupati Fahmi menegaskan bahwa alokasi anggaran sekolah harus direalisasikan untuk program yang memberikan manfaat terukur bagi siswa, dan tidak semata-mata dialokasikan untuk kegiatan yang bersifat seremonial.
Upaya kolaboratif juga diwajibkan untuk terus dibangun antara kepala sekolah, Koordinator Wilayah Kecamatan, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga demi mewujudkan peningkatan mutu yang terintegrasi.
“Pengukuhan ini adalah peneguhan komitmen, peneguhan tanggung jawab, dan peneguhan integritas untuk menghadirkan kepemimpinan sekolah yang berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan Kabupaten Purbalingga,” tukasnya.
Sebagai informasi, dari total 214 kepala sekolah yang dikukuhkan pada periode ini, formasi tersebut mencakup 1 Kepala Taman Kanak-kanak (TK), 181 Kepala Sekolah Dasar (SD), dan 32 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dindikbud memastikan bahwa seluruh proses seleksi dan pengukuhan telah melalui tahapan yang profesional, objektif, transparan, serta akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku.(*)
